Banjir lahar hujan

From Bencanapedia.ID
Jump to: navigation, search

Jika Anda merasa konten halaman ini masih belum sempurna, Anda dapat berkontribusi untuk menyempurnakan dengan memperbaiki (Edit) atau memperdalam konten naskah ini. Setelah Anda anggap sempurna, silakan hapus koda template {{sempurnakan}} ini. Atau, Anda dapat mengirimkan perbaikan konten naskah ke bencanapedia@gmail.com..

Terimakasih..

Banjir lahar hujan adalah aliran air yang bercampur dengan material vulkanik yang berasal dari bagian atas gunung api mengalir dengan kecepatan tinggi. Saat terjadi erupsi, banyak material vulkanis yang tidak ikut tergelincir dan turun ke bawah, menumpuk di daerah dekat puncak gunung. Jika turun hujan lebat di daerah puncak, terjadi ancaman banjir lahar hujan.

Banjir lahar hujan mampu mengalir lebih deras dan cepat dibandingkan aliran air biasa. Pada beberapa penelitian menunjukkan, kecepatan aliran lahar bisa mencapai lebih dari 65 kilometer per jam dan dapat mengalir deras hingga jarak lebih dari 80 kilometer.

Material utama banjir lahar hujan adalah lumpur, pasir, batu dan disertai material tambahan kayu. Semakin cepat laju banjir lahar, semakin besar potensi kerusakan yang terjadi. Ancaman bahaya banjir lahar tidak hanya di sepanjang jalur sungai di lereng gunung, tetapi juga di kawasan dataran kaki gunung karena menjadi zona luncur bebas.


Banjir Lahar Hujan Merapi

1. 1931 Banjir lahar hujan merusak jalur kereta api yang menghubungkan kota Yogyakarta dan Magelang.

2. 1974 Jembatan Kali Krasak rusak disebabkan terjangan banjir lahar hasil eruspi Merapi tahun 1969.

3. 2003 Banjir lahar hujan ini merupakan sisa erupsi Merapi pada 2011. Mengakibatkan Kali Apu di Boyolali tertutup material sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

4. 2011 Erupsi Merapi pada Oktober 2010 menyisakan bencana banjir lahar hingga beberap bulan berikutnya. Ribuan rumah, sejumlah infrastruktur berupa jembatan, jalan, irigasi, dan ratusan lahan hektare pertanian rusak.


BOX 01:

Lahar Lahar merupakan material piroklastik – bebatuan yang terbentuk dari material vulkanik - yang mengalir akibat bercampur dengan air hujan. Material lahar tersusun atas abu gunung api dan fragmen batuan.