Banjir rob

From Bencanapedia.ID
Jump to: navigation, search

Jika Anda merasa konten halaman ini masih belum sempurna, Anda dapat berkontribusi untuk menyempurnakan dengan memperbaiki (Edit) atau memperdalam konten naskah ini. Setelah Anda anggap sempurna, silakan hapus koda template {{sempurnakan}} ini. Atau, Anda dapat mengirimkan perbaikan konten naskah ke bencanapedia@gmail.com..

Terimakasih..

Banjir rob adalah banjir yang disebabkan oleh pasangnya air laut. Sering juga disebut sebagai banjir pasang. Saat pasang, saluran air yang berhubungan dengan laut, misalnya sungai, akan ikut mengalami pasang sehingga air menyebar ke daratan. Pasang-surut air laut dipengaruhi oleh gaya gravitasi bulan dan matahari terhadap massa air laut di bumi. Banjir rob akan semakin parah dengan adanya genangan air hujan, banjir kiriman, dan banjir lokal akibat saluran drainase yang buruk.

Beberapa akibat yang disebabkan oleh banjir rob: rusaknya bangunan karena air laut bersifat korosif; menurunnya baku mutu air tanah dan air permukaan karena genangan air laut di daratan menyebabkan tingginya tingkat salinitas; kerusakan lahan tambak; hilangnya lahan di pesisir karena daerah pantai tenggelam sehingga tidak dapat dimanfaatkan lagi; juga abrasi bibir pantai sehingga garis pantai semakin mundur. Ke depannya, efek banjir rob diprediksi semakin besar akibat kenaikan permukaan air laut oleh pemanasan global dan penurunan permukaan tanah oleh penyedotan air tanah yang tidak terkendali.

Membuat pemecah ombak atau membuat tembok-tembok laut di sepanjang pantai adalah beberapa langkah yang bisa ditempuh untuk mengatasi banjir rob. Selain itu bisa juga dengan: membuat tanggul; meninggikan lantai rumah; membuat saluran air di sekitar rumah; dan penanaman pohon bakau.

Salinitas

Salinitas adalah tingkat keasinan atau kadar garam terlarut dalam air. Salinitas dipengaruhi oleh pasang surut, curah hujan, penguapan, topografi perairan. Salinitas air danau, sungai, air tanah sangat kecil sehingga dikategorikan sebagai air tawar. Salinitas air tawar kurang dari 0,05. Tingkat keasinan suatu wilayah menentukan dominasi mahluk hidup di daerah tersebut. Tumbuhan adalah salah satu makhluk hidup yang tingkat keterpengaruhan atas salinitas tinggi.