Kebakaran hutan

From Bencanapedia.ID
Jump to: navigation, search

Jika Anda merasa konten halaman ini masih belum sempurna, Anda dapat berkontribusi untuk menyempurnakan dengan memperbaiki (Edit) atau memperdalam konten naskah ini. Setelah Anda anggap sempurna, silakan hapus koda template {{sempurnakan}} ini. Atau, Anda dapat mengirimkan perbaikan konten naskah ke bencanapedia@gmail.com..

Terimakasih..

Kebakaran hutan adalah suatu keadaan dimana hutan dilanda api sehingga mengakibatkan kerusakan hutan dan atau hasil hutan yang menimbulkan kerugian ekonomis dan atau nilai lingkungan.

Tahapan Penanganan

Berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.12/Menhut-II/2009 bahwasannya untuk menangani kebakaran hutan ada tiga tahapan yang perlu dikerjakan yaitu

  1. pencegahan,
  2. pemadaman, dan
  3. penanganan pasca kebakaran hutan.

Pencegahan

Pelaksanaan pencegahan kebakaran hutan dilakukan pada:

  1. Tingkat nasional
  2. Tingkat provinsi
  3. Tingkat kabupaten/kota
  4. Tingkat unit pengelolaan hutan konservasi, tingkat kesatuan pengelolaan hutan produksi, tingkat kesatuan pengelolaan hutan lindung
  5. Tingkat pemegang izin pemanfaatan hutan, tingkat pemegang izin penggunaan kawasan hutan, tingkat pemegang izin hutan hak dan hutan konservasi

Pemadaman

Kedua, pelaksanaan kegiatan pemadaman kebakaran hutan pada masing masing tingkat wilayah dilakukan melalui tahapan kegiatan;

  1. pemadaman awal,
  2. pemadaman lanjutan,
  3. pemadaman mandiri,
  4. pemadaman gabungan, dan
  5. pemadaman dari udara.

Penanganan Pasca Kebakaran

Selanjutnya yang ketiga, penanganan pasca kebakaran hutan dilakukan melalui kegiatan yang meliputi;

  1. pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket),
  2. identifikasi,
  3. Monitoring dan evaluasi,
  4. rehabilitasi, dan
  5. penegakan hukum.

Kelompok Pengendalian Kebakaran

Peraturan Menteri Kehutan tersebut juga menjelaskan mengenai kelompok-kelompok yang memiliki tanggungjawab terhadap pengendalian kebakaran hutan;

  1. Manggala Agni, yaitu regu pengendali kebakakaran hutan yang personilnya berasal dari Pegawai Negeri Sipil dan masyarakat yang telah diberikan pelatihan pengendalian kebakaran hutan.
  2. Masyarakat Peduli Api, biasa disebut MPA, yaitu masyarakat yang secara sukarela peduli terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang telah dilatih.
  3. Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan (Brigdalkarhut), yaitu suatu lembaga yang mempunyai tugas dan fungsi, pencegahan, pemadaman, dan penanganan pasca kebakaran hutan, serta penyelamatan (rescue) yang dilengkapi dengan sumber daya manusia, dana, dan sarana prasarana.

Time Line:

  • 1982-1983 - Kebakaran hutan di Kalimantan Timur dengan total luas 3.600.000 ha
  • 1987 - Kebakaran hutan di Kalimantan, Sulawesi, Sumatra, Bali, Nusa Tenggara dan Timor dengan total luas 66.000 ha
  • 1991 - Kebakaran hutan di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan dan Sulawesi dengan total luas 500.000 ha
  • 1994 - Kebakaran hutan di Sumatra dan Kalimantan dengan total luas 5.400.000 ha
  • 1997-1998 - Kebakaran hutan di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua dengan total luas 9.750.000 ha
  • 2006 - Kebakaran hutan di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku dengan total luas 32.198 ha

Box 01:

Kebakaran Hutan.jpg Kebakaran Hutan di Kalimantan Tengah (www.wwf.or.id)

Box 02:

Kebakaran hutan batam.jpg Pemadaman kebakaran hutan di Batam (beritadaerah.co.id)

Box 03:

Pencegahan kebakaran hutan adalah semua usaha, tindakan atau kegiatan yang dilakukan untuk mencegah atau mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan. Pemadaman kebakaran hutan adalah semua usaha, tindakan ataukegiatan yang dilakukan untuk menghilangkan atau mematikan api yang membakar hutan. Penanganan pasca kebakaran adalah semua usaha, tindakan atau kegiatan yang meliputi inventarisasi, monitoring dan evaluasi serta koordinasi dalam rangka menangani suatu areal setelah terbakar.

Rekomendasi:

http://www.wwf.or.id/ • Dokumen Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.12/Menhut-II/2009 Tentang Pengendalian Kebakaran Hutan • Dokumen Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2010-2014