Puji Pujiono

From Bencanapedia.ID
Jump to: navigation, search

Jika Anda merasa konten halaman ini masih belum sempurna, Anda dapat berkontribusi untuk menyempurnakan dengan memperbaiki (Edit) atau memperdalam konten naskah ini. Setelah Anda anggap sempurna, silakan hapus koda template {{sempurnakan}} ini. Atau, Anda dapat mengirimkan perbaikan konten naskah ke bencanapedia@gmail.com..

Terimakasih..

Nama: Puji Pujiono

Tempat/Tgl.Lahir: Blitar, 24 Mei 1963

Puji Pujiono adalah praktisi veteran di berbagai misi kemanusiaan dan pakar kebencanaan. Mengawali karir dalam misi penanganan pengungsi Vietnam di Pulau Galang, Provinsi Riau. Sempat menjabat direktur salah satu pusat kendali PBB pada UN-OCHA di Jepang. Pasca bencana gempa bertsunami Samudera Hindia 2004, menjadi salah satu pemrakarsa lahirnya Undang-Undang Penanggulangan Bencana (UU PB) nomor 24 tahun 2007. Sebuah tonggak penting bagi Indonesia dalam mengadopsi kerangka-kerangka mitigasi dan penanganan kebencanaan global. Indonesia sebagai negara

Biografi Singkat

Mas Puji, demikian panggilan akrabnya, lahir di Blitar, 24 Mei 1963. Usai tinggal di beberapa negara dalam mengemban misi penugasan, saat ini menetap di Jakarta dan mendirikan lembaga Pujiono Center di Sleman, Yogyakarta yang bergerak dalam isu kebencanaan dan perubahan iklim.

Pendidikan

1. Sekolah Menengah Pekerjaan Sosial (Social Work Vocational School), Malang Gelar: Diploma Bidang Keilmuan: Pekerjaan Sosial Periode Studi: 1977 – 1980 Keterangan: Beasiswa Puteri Remaja Foundation

2. Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (School of Social Welfare) Gelar: Sarjana Pekerja Sosial (BSW) Bidang Ilmu: Pekerjaan Sosial Periode Studi: 1981 – 1985 Kegiatan dan Keanggotaan Organisasi: Satuan Tugas P3K STKS Bandung (Satgas) Keterangan: Beasiswa Kementerian Pendidikan

3. University of the Philippines Gelar: Master Pekerjaan Sosial (MSW) Bidang Ilmu: Pekerjaan Sosial Periode Studi: 1994 – 1995 Keterangan: Beasiswa Presidential ASEAN Foundation, University Scholar

4. University of the Philippines Gelar: Doktor (PhD) Bidang Ilmu: Administrasi Publik (Manajemen Bencana) Periode Studi: 1995 – 1998 Keterangan: Beasiswa Presidential ASEAN Leadership; Penghargaan atas Disertasi, Beasiswa dari Philippine Integrated Development Center

5. Tokyo Institute of Technology Gelar: Kandidat Doktor (PhD (cand.) Bidang Ilmu: Rekayasa Sosial Periode Studi: 1997 – 1999 Keterangan: Beasiswa Monbusho, School of Decision Making and Planning Technology, tidak dilanjutkan karena bergabung dalam Operasi Kemanusiaan PBB di Timor Leste

Karir

Layanan dan Bantuan Pengungsi

  • Organisasi: UNHCR-ASEAN, CFSI, PMI, dan lain-lain
  • Periode Keterlibatan: April 1985 – Desember 2004
  • Durasi: 19 tahun 9 bulan
  1. 2001 – 2004: UNHCR dan ASEAN. Mengembangkan Kerangka Kerja Kolaborasi Regional untuk kesiapsiagaan darurat oleh UNHCR, pemerintah nasional, dan LSM di ASEAN.
  2. 1999 – 2000: UNHCR. Pejabat layanan sosial darurat di Timor Barat selama krisis pengungsian Timor Timur.
  3. 1989 – 1994: Community and Family Services International (CFSI) Hong Kong and Vietnam. Bagian dari Tim Pengelola operasi layanan sosial dan perlindungan untuk pengungsi, pencari suaka, mereka yang tidak ingin menjadi pengungsi, dan orang-orang repatriasi
  4. 1986 – 1989: UNHCR, Galang Refugee Camp, Indonesia: Mengelola perlindungan dan pemukiman kembali kelompok rentan di antara pengungsi Indo-Cina
  5. 1985 – 1986: Palang Merah Indonesia, Social Welfare Counselor. Mengembangkan dan menyediakan layanan sosial berbasis komunitas, dan perlindungan kepada pengungsi Indo-Cina

Tenaga Ahli dalam Pengelolaan Bencana

  • Organisasi: Sekretariat ASEAN
  • Periode Keterlibatan: Januari 2003 – Desember 2005
  • Durasi: 3 tahun
  • Lokasi: Asia Tenggara

Tenaga Ahli Teknis di Komite ASEAN

  1. Technical expert of the ASEAN Committee on Disaster Management
  2. Developed a regional framework for disaster management cooperation
  3. Drafted and facilitated the conclusion of negotiation of the Regional Agreement on Disaster Management and Emergency Response

Organisasi

  1. Pakar Penanggulangan Bencana, Komisi Penanggulangan Bencana ASEAN
  2. Pekerja Sosial, Komisi Tinggi PBB Urusan Pengungsi
  3. Pakar Penanggulangan Kedaruratan di Komisi Tinggi PBB urusan pengungsi
  4. Pendiri SEJAJAR, sebuah high level platform bagi seluruh asosiasi dan forum kebencanaan di Indonesia
  5. Pendiri Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI)
  6. Anggota Presidium Ikatan Pekerja Sosial Indonesia (IPSI)
  7. Pendiri dan Anggota Badan Ahli Pusat Kajian Pengungsi (Internaly Diplaced Persons/IDP's)

Karya Tulis dan Publikasi

Penghargaan

  1. Gawad Kalasag dari Pemerintah Filipina, untuk Penanggulangan Keadaaan Darurat dan Bantuan Kemanusiaan (2004)
  2. Florence de Giula untuk disertasinya (1998)

Pranala

  1. https://pujiono.wordpress.com/
  2. https://pujiono.org/

Sumber

  1. Hartiningsih, Maria, Harian Kompas, Minggu, 21 Januari 2007, hlm. 12
  2. https://hidupbersamabencana.wordpress.com/2007/06/05/puji-musrenbangjogja-230407/
  3. https://hidupbersamabencana.wordpress.com/2007/06/01/puji-pujiono-phd-"kewenangan-kekuasaan-dan-tanggungjawab-berada-di-pemerintah"
  4. https://hidupbersamabencana.wordpress.com/2007/06/14/puji-pujiono-terminologi-pemulihan-bencana-tidak-terlalu-tepat%e2%80%9d/
  5. https://drrgateway.net/regional-advisory-asia-pacific/drr-adviser-pujiono
  6. https://drrgateway.net/index.php/regional-advisory-asia-pacific/video-e-resilience-sustainable-development
  7. https://www.youtube.com/watch?v=1wlc_8jb4PM
  8. https://thecolumn.ahacentre.org/posts/the-other-side/vol-40-dr-puji-pujiono/
  9. http://mpbi.info/uncategorized/artikel-puji-pujiono-kaidah-kaidah-kemanusiaan-siapa-takut/
  10. https://www.poltekesos.ac.id/index.php/detail-berita/157
  11. https://hidupbersamabencana.wordpress.com/2007/06/01/ritus-perjalanan-puji-pujiono/